Langsung ke konten utama

Bupati Brebes Resmi Buka TMMD Sengkuyung III Cibentang Bantarkawung

  

Brebes – Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE.MH secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0713 Brebes, di Lapangan Desa Cibentang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (11/10/2022).

Acara ini disaksikan jajaran Forkopimda, OPD terkait, Forkopimcam Bantarkawung, Yatno kepala desa setempat, dan juga dihadiri segenap ormas, para tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelajar, serta Pramuka Saka Wira Kartika.

Selaku Inspektur Upacara (Irup), Idza membacakan amanat bupati yaitu bahwa tujuan adanya TMMD adalah menghidupkan, memelihara dan menyuburkan budaya gotong royong. TMMD juga merupakan upaya pembinaan teritorial dan kerjasama lintas sektoral atau dalam kata lain merupakan sinergi antara Pemda dengan TNI.

“Marilah kita jadikan momentum serangkaian kegiatan di TMMD untuk terus menjalin sinergi, menggugah kesadaran untuk selalu bergotong royong dan memperkuat persatuan agar Kabupaten Brebes semakin aman, maju dan sejahtera,” ucapnya.

Bupati mengajak masyarakat Cibentang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kerawanan bencana alam longsor atau tanah bergerak karena memasuki musim penghujan (September-November 2022).

Tak lupa Bupati mengucapkan apresiasi kepada TNI khususnya Kodim Brebes, juga terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang turut terlibat dalam upaya pembangunan wilayah melalui TMMD yang menggunakan APBD Fisik Kabupaten Brebes sebesar Rp. 1 miliar.

Sementara itu Dandim Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki mengemukakan, bahwa program pembangunan infrastruktur dan SDM masyarakat yang dilakukan secara lintas sektoral ini, disambut hangat oleh warga setempat karena sasaran fisiknya yaitu peningkatan badan jalan antar dusun di Desa Cibentang dengan rabat beton sanseed sepanjang 725 meter lebar 2,5 meter beserta sarana pendukungnya yaitu pembangunan 1 unit jembatan 6x4,5 meter, 4 unit plat duiker, serta drainase 360 meter lebar 30 centimeter.

Untuk waktu pelaksanaan TMMD Sengkuyung selama 30 hari, yakni 11 Oktober sampai dengan 9 November 2022.

“Lokasi pekerjaan kali ini medannya cukup berat, namun dengan bantuan seluruh pihak dan masyarakat kita yakin akan selesai tepat waktu, terlebih pekerjaan pendahuluan dalam pra TMMD sudah dilakukan sejak 29 Agustus 2022 lalu,” bebernya.

Lanjutnya, dalam tahap pra TMMD itu, sudah mampu merampungkan pekerjaan pembukaan badan jalan, drainase, dan 4 unit plat duiker. Sedangkan untuk jembatan masih dalam tahap pengecoran pondasi atau 15 persen.

Kemudian ada juga sasaran fisik tambahan, yaitu rehab 6 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) milik Tarsah di Dukuh Sugih Ampir, Turip Winarto dan Ruhemin di Dukuh Kemambang, kemudian 3 rumah di Dukuh Wates (Sahidin, Sator, Nasuha).

“Kami juga akan membangun lagi 1 unit plat duiker sepanjang 3 meter dengan lebar 80 centimeter sebagai sasaran pengembangan/over prestasi karena memang diperlukan,” tandasnya.

Untuk sasaran non fisik berbasis desa berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, kebencanaan, budidaya ternak, pertanian dan ketahanan pangan, pencegahan covid-19, penguatan etika budaya politik dan peningkatan demokrasi.

Kemudian ada sosialisasi undang-undang 16 tahun 2019 tentang batas usia perkawinan, pencegahan stunting, peran Posyandu, KB dan Posbindu PTM.

Sementara untuk pelayanan langsung meliputi pelayanan prongga kencana, pelayanan KB semua alat kontrasepsi, perpustakaan keliling dan pembinaan kearsipan, rekam KTP elektronik, pembuatan akte, akte kelahiran dan kematian, pelayanan vaksinasi, dan pelayanan konsultasi dan mutasi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dari Badan Pendapatan Daerah, serta pelayanan pengobatan ternak.

Perlu diketahui, jalan yang sedang dibangun melalui TMMD itu sebelumnya pernah diperkeras melalui swadaya desa, namun karena sering tertimbun longsor sehingga lama-lama menjadi jalan setapak menuju perkebunan pinus warga.

Kepentingan adanya akses tersebut adalah jarak terdekat bagi anak-anak 3 dusun di Desa Cibentang (Ciawi, Ciasem, dan Cimerak) untuk ke sekolahan (SMP Satu Atap) yang ada di Desa Cibentang, yaitu hanya berjarak 725 meter daripada selama ini harus memutar naik-turun tebing dengan menempuh jarak lebih dari 2 kilometer. (Aan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

  JAKARTA, tniad.mil.id, - Sebanyak 47 Kodim (Satgas TMMD) di 15 Kodam jajaran TNI AD siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri di ujung tahun 2020 ini melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah. Hal ini disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Mayjen TNI Nurchahyanto saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke 109 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). Pada Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti secara tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan bahwa TMMD ke 109 akan dilaksanakan selama 30 hari (22 September – 21 Oktober 2...

Ustad Dirjo Brebes : Isra Mi’raj Sebagai Ajang Introspeksi dan Meningkatkan Keimanan

  Brebes – Kodim 0713 Brebes menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, di Masjid Darut Taqwa, Makodim Brebes, Rabu siang, 24 Maret 2021.   Kegiatan yang mengangkat tema makna Isra Mi’raj sebagai landasan moral prajurit dan PNS Kodim Brebes ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, yakni pesertanya dibatasi.   Drs. KH. Dirjo Abdul Hadi, S.Ag atau biasa dipanggil Ujo/Ustad Dirjo, mengawali tausiyahnya dengan memaparkan secara gambling perjalanan Nabi Muhammad saat melakukan Isra Mi’raj.   “Isra Mi’raj akan sulit difahami dengan akal manusia, hanya keimanan kepada Allah SWT dan kecintaan kepada Baginda Nabi sajalah yang menjadikan kita manusia yang beriman,” ungkap warga Desa Gandasuli, Kecamatan Brebes itu.   Sementara itu Dandim Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Pasipers Kapten Infanteri Kunpriyanto mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan dan memantapkan keimanan serta ketaqw...

2 RTLH TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes Sudah Selesai

  Brebes – Setengah perjalanan waktu TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes hampir menyelesaikan 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (31/03/2020).   Kini rumah yang dibangun Kodim 0713 Brebes melalui program TMMD Sengkuyung hampir 100 persen selesai sebelum upacara penutupan TMMD yang akan ditutup 14 hari lagi.   Komandan Koramil 09 Tonjong Kapten Infanteri Ngadino menyampaikan bahwa pekerjaan RTLH dimana ada 5 sasaran rumah yang harus direhab kini tinggal menyisakan 2 rumah lagi. Rumah Ibu Tuminah dan Ibu Saini hari ini sudah dinyatakan selesai dan hari ini giliran rumah milik Bapak Muhtadi, Ibu Kulsum dan Ibu Sutiah yang sudah capai 70 persen, Kata Danramil.   Kesuksesan RTLH ini adalah atas kerjasama antara TNI, Pemerintah Desa dan warga dimana saling mendukung dan bahu membahu dalam mengerjakannya.   Muhtadi salah satu penerima RTLH ini mengaku ...