Langsung ke konten utama

5 Lebe di Kabupaten Brebes Ikut Bimtek Juru Sembelih Halal

 

Brebes - Penyelenggaraan Bimtek (Bimbingan Teknis) Juru Sembelih Halal (Juleha) yang diselenggarakan selama 2 hari (29-30/11) di Aula Jabres Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes dan Praktek Penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Jatibarang berlangsung sukses. Kamis (30/11/2022).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Juleha Brebes Chasan Mudhofar menjelaskan Keberadaan DPD Juleha Brebes memiliki peran yang sangat penting guna menampung dan memberikan edukasi bagi para penyembelih baik yang berada di Masjid, Pelaku Usaha dan Pribadi, Namun bukan hanya sebagai status maupun legalitas sebagai Juleha saja, akan tetapi seorang Juleha harus memiliki Ilmu dan Pengetahuan dan Skill serta Tekhnik sesuai dengan 13 materi Unit Kompetensi.

H. Faedurrohim selaku Ketua Satgas Halal Kabupaten Brebes dari Kemenag Brebes berharap seluruh Lebe yang ada di Kanupaten Brebes mengikuti Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan ketentuan dari Pemerintah yang memprogramkan Produk Halal di Tahun 2024 para Juleha memiliki sertifikat.

Kegiatan yang diikuti para Juru sembilah halal dari perwakilan dari 17 kecamatan sekabupaten Brebes, yang menghadirkan pemateri  dari dinas DPKH Prov Jateng, Dinas DPKH Kabupaten Brebes, DPW Juleha Prov. Jateng,   UGM Yogyakarta, DPD Juleha  Kabupaten Brebes,  Kankemenag Brebes  dan MUI kabupaten Brebes serta Baznas. 

Dalam sambutannya Faedurrohim mewakili Kakan Kemenag Brebes sangat mengapresiasi upaya DPD Juleha Brebes untuk memastikan hewan konsumsi bagi masyarakat Islam di kabupaten Brebes benar-benar di jamin kehalalanya baik dari segi zat dan cara penyembelihanya.

“Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian DPD Juleha Brebes kepada masyarakat Brebes. Perlu disadari bahwa anggota Juleha Kabupaten Brebes tidak hanya sibuk dalam mengurusi jual beli daging konsumsi akan tetapi kami merasa bertanggung jawab atas apa yang di konsumsi masyarakat sehingga bisa selamat dunia kahiratnya, tidak hanya ayam, bebek atau unggas lainya  serta sapi dan kambing dipotong begitu saja untuk dijual, tetapi juga memikirkan kehalalan dan thayyiban dari makanan yang beredar di masyarakat,” ujar Faedurrohim.

Dalam pemaparan materi  dengan tema, Menerepkan Persyaratan Syariat Islam Dalam Penyembelihan Hewan Konsumsi menjelaskan, “Menurut SNI No 99002 tahun 2016 yang disebut dengan Juru Sembelih Halal adalah orang yang melakukan proses penyembelihan dan telah memenuhi persyaratan perundangan. Untuk menjadi juru sembelih halal harus memenuhi syarat sebagai berikut : Harus Beragama Islam. Dewasa (Akil Baligh) dan  Sehat Jasmani & Rohani”. Jelasnya.

Dijelaskannya juga tentang tata cara penyembelihan hewan secara halal yang dimulai dengan Penyembelihan dilaksanakan dengan niat menyembelih dan menyebut asma Allah,  Penyembelihan dilakukan dengan mengalirkan darah melalui pemotongan saluran makanan, saluran pernafasan atau tenggorokan, dan dua pembuluh darah. Pada saat penyembelihan dianjurkan untuk memotong empat bagian leher tersebut karena mempermudah keluarnya ruh dari tubuh binatang. Tindakan ini merupakan bentuk perbuatan baik tehadap binatang yang disembelih.

Berikutnya adalah Penyembelihan dilakukan dengan satu kali dan secara cepat.

memastikan adanya aliran darah dan sebagai tanda hidupnya hewan   dan  memastikan matinya hewan disebabkan oleh penyembelihan tersebut

“Pusat Kajian Halal berencana mengadakan kegiatan akademik yang dapat mensertifikasi setiap juru hewan qurban, “dengan harapan agar mampu membekali masyarakat luas terkait dengan tata cara menyembelih hewan qurban sesuai dengan syariat Islam, hingga tetap halal dan yang pasti tetap dalam keadaan bersih dan higienis,” pungkasnya.

Selain mendapatkan materi secara teori peserta juga diberikan pengetahuan penyembelihan secara halal di RPH Jatibarang baik penyembelihan unggas secara perorangan dan Ruminansia perwakilan.

Harapan dari Kemenag, Kabupaten Brebes yang memiliki 17 kecamatan, 5 kelurahan, dan 292 desa dengan ibu kotanya adalah Kota Brebes. Jumlah penduduknya mencapai 1.896.243 jiwa dengan luas wilayah 1.902,37 km² dan sebaran penduduk 1.162 jiwa/km² di tahun 2017 bisa memiliki “1 Desa 1 Juleha”.

Sekretaris DPD Juleha Ujang TSM dari Kodim 0713 Brebes mengungkapkan bahwa yang tercatat hingga saat ini anggota Juleha Brebes 200 orang diantaranya ada 5 Lebe (Pamong Desa) dimana mereka sudah mengikuti Bimtek Juleha, diantaranya Lebe Desa Pesantunan, Keboledan, Pebatan, Tanjungsari dan Klampok, yang semuanya dari kecamatan Wanasari. 292 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Brebes setidaknya mengikuti Bimtek Juleha dengan Bekal Materi 13 unit kompetensi guna mesuskseskan program pemerintah menjadi Juru Sembelih Halal Mendukung Sertifikasi Produk Halal Indonesia Tahun 2024. Harapannya bisa mengikuti Bimtek di tahun 2023. (Pendim0713).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

  JAKARTA, tniad.mil.id, - Sebanyak 47 Kodim (Satgas TMMD) di 15 Kodam jajaran TNI AD siap memberikan pengabdian terbaiknya untuk negeri di ujung tahun 2020 ini melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berupa Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah. Hal ini disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, Mayjen TNI Nurchahyanto saat membuka dan memimpin Rakornis TMMD ke 109 melalui video conference di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). Pada Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti secara tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim itu, Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan bahwa TMMD ke 109 akan dilaksanakan selama 30 hari (22 September – 21 Oktober 2...

Ustad Dirjo Brebes : Isra Mi’raj Sebagai Ajang Introspeksi dan Meningkatkan Keimanan

  Brebes – Kodim 0713 Brebes menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, di Masjid Darut Taqwa, Makodim Brebes, Rabu siang, 24 Maret 2021.   Kegiatan yang mengangkat tema makna Isra Mi’raj sebagai landasan moral prajurit dan PNS Kodim Brebes ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, yakni pesertanya dibatasi.   Drs. KH. Dirjo Abdul Hadi, S.Ag atau biasa dipanggil Ujo/Ustad Dirjo, mengawali tausiyahnya dengan memaparkan secara gambling perjalanan Nabi Muhammad saat melakukan Isra Mi’raj.   “Isra Mi’raj akan sulit difahami dengan akal manusia, hanya keimanan kepada Allah SWT dan kecintaan kepada Baginda Nabi sajalah yang menjadikan kita manusia yang beriman,” ungkap warga Desa Gandasuli, Kecamatan Brebes itu.   Sementara itu Dandim Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Pasipers Kapten Infanteri Kunpriyanto mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan dan memantapkan keimanan serta ketaqw...

2 RTLH TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes Sudah Selesai

  Brebes – Setengah perjalanan waktu TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes hampir menyelesaikan 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (31/03/2020).   Kini rumah yang dibangun Kodim 0713 Brebes melalui program TMMD Sengkuyung hampir 100 persen selesai sebelum upacara penutupan TMMD yang akan ditutup 14 hari lagi.   Komandan Koramil 09 Tonjong Kapten Infanteri Ngadino menyampaikan bahwa pekerjaan RTLH dimana ada 5 sasaran rumah yang harus direhab kini tinggal menyisakan 2 rumah lagi. Rumah Ibu Tuminah dan Ibu Saini hari ini sudah dinyatakan selesai dan hari ini giliran rumah milik Bapak Muhtadi, Ibu Kulsum dan Ibu Sutiah yang sudah capai 70 persen, Kata Danramil.   Kesuksesan RTLH ini adalah atas kerjasama antara TNI, Pemerintah Desa dan warga dimana saling mendukung dan bahu membahu dalam mengerjakannya.   Muhtadi salah satu penerima RTLH ini mengaku ...